Makanan Untuk Mencegah Nyeri Akibat Asam Lambung

Asam lambung termasuk masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat di dunia, termasuk bahkan Indonesia. Parahnya lagi, asam lambung tidak bisa dianggap sepele karena sewaktu-waktu asam lambung dapat menyebabkan kematian.

Sebaik-baiknya penderita asam lambung juga lebih baik agar memperhatikan gaya hidupnya. Mulai dari kebiasaan makan dan mengkonsumsi makanan. Mungkin memang akan terlihat merepotkan, tapi dengan hal tersebut bisa membantu asam lambung tidak kambuh lagi, bahkan sembuh secara total.

Saat asam lambung terjadi, penderitanya akan mengeluhkan sakit yang luar biasa mulai dari perut yang merambat naik hingga merasakan panas di dada dan tenggorokan. Terkadang bahkan bisa sampai mual dan muntah. Nah saat itu, sebaiknya Anda mengkonsumsi beberapa makanan yang dapat membantu mencegah nyeri akibat asam lambung.

Makanan Untuk Mencegah Nyeri Akibat Asam Lambung

Seperti dilansir laman liputan6, berikut adalah beberapa makanan untuk mencegah nyeri akibat asam lambung yang bisa dikonsumsi untuk mengurangi tekanan rasa sakit yang terjadi, sebelum mengkonsumsi obat asam lambung.

1. Madu.

Madu ternyata dapat memerangi bakteri. Di beberapa rumah sakit dan klinik menerapkan pengolesan madu pada luka bakar dan luka terbuka lainnya. Tak hanya memerangi bakteri pada kulit, madu juga bisa menaklukkan H. pylori, yakni bakteri penyebab asam lambung.

Dalam penelitian yang diuji di Selandia Baru melakukan pengujian pada madu yang berasal dari bunga Manuka pada bakteri penyebab asam lambung. Mereka menemukan madu tadi menekan perkembangbiakkan bakteri tersebut.

Karena penelitian terhadap madu ini masih baru, jadi dosis spesifik belum lagi ditentukan. Namun cobalah untuk mengonsumsi satu sendok makan madu alami di pagi dan malam hari untuk menenangkan perut Anda. Karena bakteri H.pylori berkembang biak dalam waktu lama, pastikan Anda tetap mengonsumsi madu beberapa lama setelah simtom asam lambung hilang.

2. Sayuran hijau.

Sayuran hijau seperti Brokoli, brussel sprouts, kembang kol, dan kale dapat mencegah naiknya asam lambung. Jenis-jenis sayuran tadi mengandung sulforaphane, senyawa yang bisa memerangi H. pylori.

Walau masih menunggu hasil pasti seberapa banyak sayuran tadi dibutuhkan untuk memerangi asam lambung, cobalah untuk mengonsumsi satu cangkir sayur-sayuran tadi setiap harinya.

3. Yogurt dengan bakteri aktif.

Makanan seperti yogurt dan kefir masih memiliki bakteri baik yang dapat mengalahkan H. pylori, dan bisa membuat nyeri asam lambung dan maag sembuh lebih cepat.

Dalam suatu studi besar di Swedia, orang-orang yang meminum produk susu fermentasi, seperti yogurt 3 kali seminggu lebih kecil kemungkinannya terserang asam lambung.

Namun sebaiknya konsumsi yogurt, kefir, atau produk susu fermentasi lainnya secangkir sehari. Hindari produk yang mengandung pemanis buatan, atau yang tidak disertai bakteria aktif.

4. Makanan berserat.

Sayuran, buah-buahan dan gandum utuh memiliki kadar serat yang tinggi. Serat tidak hanya memperlancar pencernaan, namun juga bisa mencegah maag dan asam lambung.

Dalam penelitian yang dilakukan, prang yang mengonsumsi diet tinggi serat, memiliki risiko lebih kecil terkena asam lambung. Panduan kesehatan umum menyarankan, mengonsumsi 25 sampai 35 gram serat setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya.

Baca juga : Gejala Asam Lambung Meningkat Dan Pencegahannya

Makanan Untuk Mencegah Nyeri Akibat Asam Lambung |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *