Gejala Asam Lambung Yang Terjadi Pada Bayi

Pemberian wasib ASI eksklusif untuk bayi hingga usianya 6 bulan harus dipenuhi oleh ibu, Akan tetapi, dikarenakan ibu yang tidak memperhatikan asupan makanan dan mengkonsumsi makanan sembarang, kondisi ini kemudian dapat menyebabkan bayi mengalami asam lambung.

ASI diklaim memiliki sari makanan yang dimakan ibu, jika ibu makan-makanan yang salah bisa-bisa berdampak pada bayi dan akhirnya menyebabkan asam lambung.

Gejala Asam Lambung Yang Terjadi Pada Bayi

Seperti yang dilansir dari laman lifestyle.okezone menyebut jika tanda-tanda bayi mengalami asam lambung dapat dilihat dengan kondisi-kondisi yang terjadi seperti :

  • Bayi muntah.

Bayi muntah setelah menyusu yang terlalu sering, dampaknya bisa disebabkan oleh asam lambung. Lambung bayi yang terasa tidak nyaman kemudian akan mengeluarkan semua asam cairan berupa muntah. Jika terjadi sesekali tidak perlu dikhawatirkan, akan tetapi jika sering bisa berdampak serius.

  • Menolak ASI.

Jika saat bayi hendak disusui dan kemudian menolak dan menangis terus-menerus, kondisi ini bisa dicurigai akibat asam lambung. Lambung bayi akan terasa tidak nyaman dan mengeluarkan semua asam cairan berupa muntah. Jika terjadi sesekali tidak sampai harus dikhawatirkan. Cukup lakukan penanganan yang sesuai.

  • Sering bersendawa.

Kemudian bayi yang sering bersendawa juga menjadi tanda terjadinya asam lambung. Lambung bayi tidak nyaman dan akirnya dia menolak ASI.

  • Kolik.

Bayi yang mengalami kolik biasanya menangis terus dan wajahnya merah karena merasakan kesakitan. Saat mengalami kolik tak hanya perut yang sakit, tetapi juga ulu hati, sesak dada dan gejala lainnya. Hal ini membuat bayi tidak nyaman dan rewel terus-menerus.

Asam lambung pada bayi tidak boleh dibiarkan, segera lakukan penanganan sebelum membahayakan.

>> Obat Asam Lambung Anak Dan Balita <<

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *